Close

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengoperasikan dua lapangan utama di Sumatera, Duri dan Minas. Selain itu, CPI juga mengoperasikan Pelabuhan Dumai, terminal pengangkutan minyak terakhir.

Mayoritas produksi CPI di Sumatera pada tahun 2014 berasal dari lapangan-lapangan di Blok Rokan. Duri, lapangan terbesar, telah beroperasi menggunakan teknologi injeksi uap untuk meningkatkan produksi sejak 1985 dan menjadi salah satu pengembangan injeksi uap terbesar di dunia. Pada tahun 2014, 70 persen lapangan-lapangan di Duri beroperasi dengan teknologi injeksi uap

Operasi Sumatera Kami

Di Sumatera, Chevron mengoperasikan pengembangan injeksi uap terbesar di dunia – Duri – dan lapangan minyak terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara – Minas.

Kami terus menerapkan berbagai proyek baru demi keberlangsungan produksi, peningkataan perolehan minyak dan meningkatkan keandalan dari reservoir yang ada. Chevron telah menambahkan sekitar 800 sumur untuk mendukung produksi dari operasi yang tengah berjalan. Di Area 13 Lapangan Duri, injeksi uap pertama telah tercapai di tahun 2014 pada proyek ekspansi injeksi uap (steamflood).

Di tahun 2014, terdapat tambahan pengeboran 69 sumur produksi di Lapangan Minas, dan pekerjaan ini terus berlanjut untuk mengoptimalkan program injeksi air (waterflood) disana. Di tahun 2014 kami juga mengkaji hasil dari proyek pilot 2013 yang merupakan pengembangan proses injeksi kimia yang mampu meningkatkan perolehan minyak mentah ringan di wilayah lapangan Minas dan sekitarnya. Rencana penerapan skala penuh pertama direncanakan untuk berjalan di tahun 2015.

Minyak mentah dari lapangan-lapangan Chevron di Sumatera diangkut ke Dumai melalui sistem jaringan pipa sepanjang 600 km, dan ditampung ke tangki-tangki berkapasitas total 5,1 juta barel. Dari fasilitas ini, minyak dipompa dan diangkut ke kilang Pertamina dan kapal tanker di Pelabuhan Dumai. Dengan menggunakan pompa berkecepatan tinggi, Pelabuhan Dumai dapat memuat empat kapal tanker sekaligus.

Informasi lebih lanjut