Close

PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengoperasikan 90 lapangan di Sumatera dengan dua lapangan utama, Duri dan Minas. Selain itu, CPI juga mengoperasikan Pelabuhan Dumai, terminal pengangkutan minyak terakhir.

Mayoritas produksi CPI di Sumatera pada tahun 2013 berasal dari lapangan-lapangan di Blok Rokan. Duri, lapangan terbesar, telah beroperasi menggunakan teknologi injeksi uap untuk meningkatkan produksi sejak 1985 dan menjadi salah satu pengembangan injeksi uap terbesar di dunia. Pada tahun 2013, 77 persen lapangan-lapangan di Duri beroperasi dengan teknologi injeksi uap.

Operasi Sumatera Kami

Di Sumatera, Chevron mengoperasikan pengembangan injeksi uap terbesar di dunia – Duri – dan lapangan minyak terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara – Minas.

Kami terus menerapkan berbagai proyek baru demi keberlangsungan produksi, peningkataan perolehan minyak dan meningkatkan keandalan dari reservoir yang ada.

Pada Area 1-Area 12 di Lapangan Duri, 238 sumur produksi dan 78 sumur injeksi uap dan observasi telah digali selama 2013. Pekerjaan konstruksi terus berjalan pada proyek North Duri Development (NDD) Area 13 sepanjang tahun 2013. Produksi pertama dari NDD Area 13 berlangsung semester kedua 2013, dan pengembangan produksi diharapkan berlangsung hingga 2016.

Kami juga mengoperasikan injeksi air di Lapangan Minas. Di Lapangan Minas, 41 sumur produksi dibor sepanjang tahun 2013, dan upaya optimalisasi program injeksi air terus berlanjut guna mempertahankan produksi di lapangan. Proyek pilot pengembangan proses injeksi kimia yang mampu meningkatkan perolehan minyak mentah ringan di sekitar wilayah lapangan telah berlangsung di tahun 2013. Evaluasi lanjutan atas hasil proyek ini pun terus belangsung sepanjang tahun 2014.

Selama 2013, tiga sumur eksplorasi telah dibor di Pulau Sumatera, dengan satu penemuan. Dua sumur eksplorasi yang di bor pada 2012 telah dievaluasi dan dianggap tidak ekonomis. Eksplorasi lanjutan dan penilaian pengeboran direncanakan terjadi pada 2014.

Minyak mentah dari lapangan-lapangan Chevron di Sumatera diangkut ke Dumai melalui sistem jaringan pipa sepanjang 550 km, dan ditampung ke tangki-tangki berkapasitas total 5,1 juta barel. Dari fasilitas ini, minyak dipompa dan diangkut ke kilang Pertamina dan kapal tanker di Pelabuhan Dumai. Dengan menggunakan pompa berkecepatan tinggi, Pelabuhan Dumai dapat memuat empat kapal tanker sekaligus.

Informasi lebih lanjut