Close

Meningkatkan standar hidup

Chevron berkomitmen untuk meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi di manapun kami beroperasi, dan upaya kami berfokus pada peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja untuk mendorong kemandirian masyarakat. Bersama para mitra, kami mengidentifikasi program-program yang dapat meningkatkan standar hidup.

Program-program pemberdayaan ekonomi kami meliputi:

Memajukan Usaha Lokal

Mengembangkan Wirausaha Chevron mendukung program-program pelatihan pengembangan usaha kecil dan manajemen rantai suplai. Program pengembangan bisnis tempatan atau Local Business Development (LBD) kami dimaksudkan untuk mengembangkan dan mengubah perusahaan kecil dan koperasi di daerah operasi kami di Riau, Kalimantan Timur dan Jawa Barat, untuk menjadi pemasok barang dan jasa yang andal dan dapat bersaing secara profesional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2001, program ini telah menghasilkan lebih dari 7.500 kontrak bagi perusahaan-perusahaan lokal di Indonesia, dan menciptakan lebih dari 50.000 lapangan kerja.

Melalui lokakarya LBD, wirausahawan binaan mendapat pelatihan tentang Kesehatan, Lingkungan dan Keselamatan (Health, Environment, and Safety/HES), prosedur pengadaan barang, etika bisnis, manajemen proyek, aspek-aspek teknis dan manajemen keuangan untuk mengembangkan kapasitas mereka. Pada tahun 2008, program LBD mendapat pengakuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berupa Penghargaan Padma untuk Solidaritas Sosial.

Mengembangkan Wirausaha

Program multi-tahun PRISMA memberikan bantuan hibah, pelatihan pembangunan kapasitas, bantuan teknis, dan menawarkan bantuan pinjaman melalui lembaga keuangan mikro kepada kelompok tani, usaha kecil, dan koperasi di 11 kabupaten dan kota di Riau, Kalimantan Timur dan Jawa Barat. Secara keseluruhan, program PRISMA mendukung lebih dari 1.200 penerima bantuan. Pelaksanaannya mencakup 36 sektor, termasuk pertanian, perikanan, komoditas makanan olahan, industri kreatif seperti kerajinan tenun, batik, serta desa wisata berwawasan lingkungan dan budaya.

Mengembangkan Wirausaha Kami memperkenalkan praktik pertanian terpadu kepada masyarakat Sakai di Provinsi Riau dengan memberikan pelatihan pertanian, perikanan, dan peternakan serta bantuan teknis. Pada tahun 2013, koperasi didirikan untuk membantu petani Sakai mengelola peternakan ikan dan itik serta mengolah produk pertanian, pemasaran dan distribusinya. Sementara itu, lebih dari 800 petani di Darajat, Jawa Barat mendapatkan manfaat dari program pembiakan domba yang mencakup pelatihan teknis dalam penggemukan hewan, pengelolaan limbah, pestisida alami, dan biogas sekaligus pembiayaan mikro.

Penyandang cacat dan perempuan di Balikpapan mendapatkan pelatihan, perlengkapan, material dan pemasaran untuk menghasilkan produk batik ramah lingkungan. Bantuan serupa juga ditawarkan kepada sekelompok perempuan di Rumbai melalui pendirian Rumah Batik Cempaka. Pelatihan dan bantuan untuk membuat kerajinan juga diberikan kepada perempuan-perempuan di tiga kabupaten yang berbeda di Kalimantan Timur. Para perempuan ini dilatih untuk mengolah limbah rumah tangga dan plastik yang tidak bisa didaur ulang menjadi produk kerajinan seperti dompet, bunga plastik, dan tas. Di Dumai, kami memberikan bantuan kepada kelompok penenun Putri Tujuh yang memproduksi kain tenun tradisional Siak yang indah.

Mengembangkan Wirausaha Pada akhir 2012, kami bersama mitra menciptakan sebuah program dengan sasaran utama meningkatkan pendapatan petani kelapa dan pengolah gula aren setempat yang berlokasi di tujuh desa di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan menerapkan praktik pertanian dan pengolahan yang baik. Program ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 280 penerima manfaat langsung dan hampir 1.000 penerima manfaat tidak langsung. Sekitar 40 usaha kecil telah berhasil meningkatkan pendapatan mereka lewat pemangkasan biaya produksi, diversifikasi produk, dan kualitas produk yang lebih baik.

Kami membantu mendirikan sentra-sentra usaha kecil dan menengah (UKM) di Rumbai, Duri, Garut, Balikpapan, dan Penajam Paser Utara, yang berfungsi sebagai rumah dagang dan pusat bimbingan usaha untuk lebih dari 400 usaha kecil dan menengah.