Close

Chevron memegang teguh komitmen untuk melindungi manusia dan lingkungan di manapun kami beroperasi. Melindungi manusia dan lingkungan adalah bagian yang tak terpisahkan dari The Chevron Way. Kepatuhan terhadap The Chevron Way menandakan bahwa kami menjalankan kegiatan usaha dengan bertanggung jawab baik secara sosial maupun etika. Kami menaati peraturan, mendukung hak asasi manusia, menjaga lingkungan dan memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah kami beroperasi.

Di Indonesia dan di dunia, Chevron mengelola operasi minyak dan gas bumi sesuai dengan hukum dan aturan lingkungan yang berlaku, serta mengikuti standar industri global. Kami menerapkan standar yang sama dan praktik pengelolaan lingkungan terbaik, serta terus berupaya mengurangi jejak karbon sekaligus meningkatkan kinerja sosial dan lingkungan.

Kami telah berinvestasi dalam sejumlah program lingkungan yang disetujui oleh pemerintah, serta diakui sebagai perusahaan terdepan dalam program-program perlindungan lingkungan. Kami memfokuskan program investasi sosial pada keanekaragaman hayati dan pelestarian lingkungan, dengan penekanan pada kegiatan-kegiatan yang memberikan sumbangsih untuk pertumbuhan ekonomi setempat. Kami mendukung berbagai program rehabilitasi dan konservasi di seluruh Indonesia. Di Kalimantan Timur, kami membantu pendirian Berau Marine Protected Area. Untuk mendukung ekowisata, kami bekerja sama dengan National Geographic Indonesia untuk membuat peta ekosistem bawah laut di Pulau Berau. Pada akhir 2014, kami meluncurkan program multi tahun Maratua Ecotourism for Sustainable Small Island (MESSI) atau ekowisata Maratua untuk pulau kecil yang berkelanjutan.

Protecting people and the environment Kami memainkan peran penting dalam merehabilitasi Hutan Kota Telaga Sari di Balikpapan. Kami membantu pendirian Pusat Pendidikan Hutan Telaga Sari, yang sekarang dikelola oleh 18 sekolah lokal. Kami juga berpartisipasi dalam penanaman pohon. Sebanyak 5.000 pohon asli setempat telah ditanam di hutan kota. Pada tahun 2013, kami mendirikan pusat pembibitan pohon untuk menjamin pasokan bibit pohon yang sehat. Sejak tahun 2003, kami telah berhasil memulihkan sekitar 20 hektar (80.000 meter persegi) hutan bakau di Penajam, sebuah wilayah di sebelah selatan kota Balikpapan.

Bermitra dengan National Geographic Indonesia, kami membuat dan menyebarluaskan peta Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya keberadaan taman nasional tersebut. Kami juga memproduksi peta "tourism triangle" atau segitiga pariwisata Kabupaten Garut.

Bermitra dengan TNGHS dan Jaringan Kemitraan Suaka Elang, kami mendirikan Suaka Elang. Suaka margasatwa ini memiliki operasi penyelamatan elang dan mengedukasi masyarakat mengenai burung pemangsa ini dan habitatnya. Di Riau, kami mendukung program untuk memantau migrasi elang di Pulau Rupat. Selain itu, kami juga mendukung penelitian populasi Harimau Sumatera yang terancam punah di wilayah Duri.

Pada tahun 2011, kami bekerja sama dengan TNGHS, Yayasan Kehati dan mitra setempat dalam mencanangkan Green Corridor Initiative untuk membantu mengembalikan lebih dari 1.250 hektar (5 kilometer persegi) zona ekologi kritis di kawasan hutan lindung. Program ini memiliki target untuk menanam sekitar 250.000 pohon asli setempat dalam lima tahun.

Protecting people and the environment Melalui program Eye of the Forest, kami bekerja sama dengan Conservation International untuk memantau spesies yang terancam punah seperti macan tutul Jawa.

Melalui kemitraan dengan Conservation International dan organisasi-organisasi lokal di Jawa Barat dan Riau, kami mencanangkan program lingkungan berbasis masyarakat yang berkelanjutan selama tiga tahun pada akhir tahun 2015. Program ini berfokus pada pemantauan keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat dan penghijauan kembali.

Memperoleh Hasil dengan Cara yang Benar

The Chevron Way image

Chevron Way menjelaskan siapa kita, apa yang kita kerjakan, apa yang kita percayai, dan apa yang kita rencanakan untuk mencapainya.

Chevron Way (1.77 MB)